mengapa saya masuk ipb??? mengapa masuk ilmu dan teknologi pangan…

Pertama tama saya memilih pmdk adalah karena kesukaan saya pada mata pelajaran itu. Ilmu pangan adalah suatu disiplin ilmu yang menerapkan dasar-dasar biologi, fisika, kimia dan teknik dalam mempelajari sifat-sifat bahan pangan, penyebab kerusakan bahan pangan dan prinsip-prinsip yang mendasari suatu pengolahan pangan. Sedangkan teknologi pangan adalah suatu bidang keahlian dan bidang profesi yang mencakup aplikasi ilmu dasar antara lain kimia, fisika dan mikrobiologi, serta prinsip-prinsip keteknikan (engineering), ekonomi dan manajemen pada seluruh mata rantai penggarapan bahan pangan dari sejak dipanen sampai menjadi hidangan, yang meliputi meliputi aspek-espek pengembangan pangan baru, penanganan bahan mentah, pengolahan, pengawetan, penyimpanan dan pengemasan, pemasaran (distribusi, penilaian mutu), pemanfaatan (aseptabilitas dan nilai gizi) dan kesehatan masyarakat agar bahan pangan dapat digunakan seefisien mungkin untuk kesejahteraan umat manusia. Saya suka sekali dengan pelajaran fisika dan matematika serta kimia. Karena matematika dan fisika jurusan yang cocok adalah teknik, dan karena juga suka kimia jadi saya memilih teknologi pangan. Selain itu saya juga inngin berkontribusi di bidang pangan kepada masyarakat. Dengan memberikan dan mensosialisasi hasil penelitian. Karena Teknologi Pangan adalah suatu bidang keahlian dan bidang profesi yang mencakup aplikasi ilmu dasar antara lain kimia, fisika dan mikrobiologi serta prinsip-prinsip keteknikan (engineering), ekonomi dan manajemen pada seluruh mata rantai penggarapan bahan pangan dari sejak dipanen sampai menjadi hidangan. Mata rantai penggarapan pangan meliputi aspek-aspek pengembangan pangan baru, penanganan bahan mentah, pengolahan, pengawetan, pengamanan (penyimpanan, pengemasan), pemasaran (distribusi, penilaian mutu), pemanfaatan (aseptabilitas dan nilai gizi) dan kesehatan masyarakat agar bahan pangan dapat digunakan seefisien mungkin untuk kesejahteraan umat manusia.

Yang menjadi alasan saya adalah menengok keadaan Indonesia yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ruah tapi di sisi lain, kelaparan masih meraja lela. Oleh sebab itu dengan masuk jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan ini menjadikan keadaan lebih baik terutama di daeah asal.

Di Indonesia,  ketahanan yang mencakup ketersediaan, keterjangkauan, kesejahteraan sosial, mutu dan keamanan, masih memerlukan kerja keras untuk dapat dicapai, dan salah satunya adalah
karena ketergantungan yang sangat tinggi terhadap beras. Sementara itu, di beberapa daerah yang terbiasa mengkonsumsi pangan non-beras, masyarakat justru mulai meninggalkan pangan tersebut karena berbagai alasan, antara lain penyiapannya yang lama, dan hal itu benar, misalnya untuk “bassang” (Makassar) dan “bose” (Nusa Tenggara Timur), dan sebagainya. Dengan kondisi itulah, ia sekali lagi menekankan pentingnya diversifikasi pangan untuk terus menerus dikembangkan, termasuk dalam hal penelitian. Di sinilah peran kita sebagai foodsceintist untuk mengembangkan potensi tersebut. Selain untuk mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia terutama daerah-daerah pelosok, juga untuk menambah lapangan kerja untuk para masyarakat di sekitarnya.

Pangan tradisional pun pelu dilestarikan untuk mencukupi kebutuhan pangan. Salah satu contoh yang ada adalah masyarakat Gunung Kidul. Pada bulan-bulan panen padi dan selama masyarakat masih mempunyai persediaan beras, mereka makan nasi. Ketika beras menipis dan memasuki musim kemarau, penduduk Gunung Kidul mulai menyiapkan gaplek yang harganya Rp 400 per kg. Gaplek yang berasal dari singkong ini diolah menjadi tiwul, dicampur nasi, menjadi sega uleng. Agar gaplek terhindar dari serangan kutu, masyarakat membuat gogik atau tiwul yang dikeringkan dan tahan berbulan-bulan.

Selain itu dalam jurusan ini kita jadi tahu bahan pangan mana yang aman dikonsumsi. Hal ini bermanfaat untuk mencegah timbulnya kematian. Mampu memberi konsultasi kepada industri makanan tentang produksi, pemasaran, trend produk, serta kualitas produk makanan Mampu memberi konsultasi tentang permasalahan konsumsi gizi dan keamanan pangan.

http://www.antaranews.com/view/?i=1246891653&c=TEK&s=TKN

http://ardiansyah.multiply.com/reviews/item/1

http://ftpunisri.blogspot.com/2008/01/prospek-ilmu-dan-teknologi-pangan.html

http://itp.fateta.ipb.ac.id/id/index.php?option=com_content&task=view&id=42&Itemid=75

http://patpi.org/patpi/?module=AnggaranDasar